
Sedekah Al-Qur’an Isyarat, Jadikan Ramadan Lebih Bermakna

Bulan Ramadan selalu dinanti sebagai bulan penuh ampunan, saat setiap sujud terasa lebih khusyuk dan doa dipanjatkan dengan harapan yang lebih dalam. Namun di pelosok Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Ramadan tahun ini disambut dalam kondisi yang jauh dari kata layak. Di sana berdiri Masjid As-Salam, satu-satunya masjid yang dimiliki dan menjadi pusat ibadah seluruh warga desa.

Wilayah yang terpencil dan jarang tersentuh bantuan membuat masjid ini menjadi satu-satunya tempat warga, dari anak-anak hingga lansia yang menunaikan sholat berjamaah, belajar mengaji, dan mendekatkan diri kepada Allah. Tidak ada masjid lain yang bisa mereka tuju selain Masjid As-Salam.
Namun kondisinya sangat memprihatinkan. Bangunan belum selesai dan hanya berdiri dengan struktur seadanya. Tiang beton masih terbuka tanpa penguat, dinding kayu yang telah lapuk dan bergoyang saat angin berhembus, serta lantai masih berupa semen kasar yang licin ketika basah.

Atap sederhana yang penuh celah membuat air hujan mudah masuk dan membasahi area shalat, bahkan beberapa bagian bangunan mulai miring dan tidak stabil. Meski begitu, setiap kali adzan berkumandang warga tetap datang. Mereka menggelar sajadah dan bersujud bersama, menjaga kekhusyukan di tengah bangunan yang rapuh.

Namun sayangnya, keterbatasan ekonomi dan sulitnya akses membuat pembangunan terhenti. Saat ini, kebutuhan paling mendesak adalah semen untuk memperkuat pondasi dan tiang masjid.
Melalui Program Sedekah Semen Masjid As-Salam, setiap sak semen yang diberikan akan menjadi penguat tempat ibadah mereka. InsyaAllah, setiap sujud dan amal yang berlangsung di dalamnya akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
-
Februari, 21 2026
Campaign is published
