ImageBantu Lansia Usia Seabad Penjual Alat Dapur yang K...
Image

Bantu Lansia Usia Seabad Penjual Alat Dapur yang Kerap Dianggap Gila

Image
Garut, Jawa Barat
Rp 3.253.478 terkumpul dari Rp 70.000.000
52 Donasi 1 bulan, 8 hari lagi

Di usia yang sudah menginjak satu abad, Abah Solihin (117 tahun) masih harus memikul beban berat di pundaknya setiap hari. Dari pukul 7 pagi hingga sore hari, ia berjalan kaki menyusuri jalanan menuju pasar untuk menjajakan peralatan dapur. Abah membawa aneka pisau dan perabotan kecil, berharap ada yang membeli agar ia bisa makan. Namun, seringkali dalam sehari dagangannya hanya laku satu buah seharga Rp5.000, yang hanya cukup untuk membeli seperempat kilogram beras agar ia dan istrinya bisa makan hari itu.

Kehidupan Abah penuh dengan kesunyian dan pengabaian. Dari enam orang anaknya, hanya satu yang masih peduli, sementara lima lainnya pergi tanpa kabar dan menelantarkan orang tuanya begitu saja. Di rumah, Abah hanya tinggal berdua dengan istrinya yang juga sering sakit-sakitan. Karena ketiadaan biaya, mereka berdua hanya bisa mengandalkan obat warung seadanya untuk meredakan rasa sakit. Abah sendiri sering terserang vertigo hingga sesak napas saat berkeliling, namun ia terpaksa mengabaikan rasa sakit itu karena tidak memiliki biaya untuk ke dokter.

Di balik perjuangannya, Abah seringkali menerima perlakuan tidak adil dari orang-orang di sekitarnya. Ia kerap dihina dan disebut gila hanya karena sering bersenandung atau berbicara sendiri untuk mengusir sepi saat berjalan. Ironisnya, meski sering didokumentasikan dan diunggah ke media sosial oleh orang-orang di pasar, bantuan yang diharapkan tak pernah kunjung datang. Bahkan, ia pernah menjadi korban fitnah sebagai penjahat hingga mengalami kecelakaan terserempet motor yang pelakunya kabur begitu saja, meninggalkan Abah dengan kaki yang kesakitan.

Meskipun fisiknya sudah sangat lemah, Abah tetap tegar dan menolak untuk menyerah pada keadaan. Ia memiliki mimpi sederhana di masa senjanya: ingin memiliki kebun sendiri untuk digarap agar ia tidak perlu lagi berjalan jauh menjajakan perabotan. Mari kita bantu Abah Iin Solihin mendapatkan masa tua yang lebih layak, membantu biaya pengobatan untuknya dan sang istri, serta melunasi utang-utang makannya. 

Sobat berdampak, mari bersama kita wujudkan hidup yang layak bagi Emak dan Abah. 

  1. Klik “Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: [email protected]

*Page ini merupakan bagian dari program Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

  • May, 12 2026

    Campaign is published

Etik5 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 30.000
Insan Dermawan5 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.725
Insan Dermawan6 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000
Aulia6 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000
Insan Dermawan6 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 25.462
Bagikan melalui:
✕ Close