ImagePilu! Janda 61Th Keliling Jual Sayur Upah 7Rb...
Image

Pilu! Janda 61Th Keliling Jual Sayur Upah 7Rb

Rp 0 terkumpul dari Rp 75.000.000
0 Donasi 2 bulan, 18 hari lagi

Sejak suaminya meninggal dunia tiga tahun yang lalu, Ibu Marhamah (61 tahun) harus berjuang sendirian sebagai tulang punggung keluarga. Di sebuah gubuk kecil yang mulai rapuh, ia hidup berdua dengan anak semata wayangnya, Arka, bocah yatim yang kini duduk di bangku kelas 4 SD.

Setiap hari dari pagi hingga sore, tubuh renta Ibu Marhamah harus berjalan keliling kampung memikul bakul berisi sayuran dan telur asin. Sedihnya, barang dagangan itu bukanlah miliknya sendiri. Ia hanya mengambil dagangan dari warung tetangga untuk dijual kembali keliling kampung. Jika sedang ramai, ia bisa membawa pulang 40 ribu rupiah. Namun tak jarang ia hanya mendapat untung 10 ribu, 20 ribu, bahkan pernah hanya 7 ribu rupiah seharian memeras keringat.

Nasibnya pun sangat bergantung pada stok warung tersebut. Jika warung tetangganya sedang kosong, terpaksa Ibu Marhamah tidak bisa berjualan dan mereka kehilangan satu-satunya sumber penghasilan hari itu.

"Ini juga udah beberapa hari saya gak jualan. Yah, alhamdulillah makan seadanya sama garam saja," ujar Ibu Marhamah.

 

Di tengah kemiskinan yang menghimpit, Ibu Marhamah sangat bersyukur memiliki anak sebaik Arka. Bocah 10 tahun ini tumbuh menjadi anak yang sangat saleh dan sangat mengerti penderitaan ibunya. Arka rajin membantu pekerjaan di rumah, tak pernah merengek, dan sering berangkat ke sekolah tanpa membawa bekal uang jajan sepeser pun.

Bahkan, seragam sekolahnya yang sudah sobek tidak pernah ia keluhkan, apalagi memaksa minta dibelikan yang baru. Ia tahu ibunya sedang kesulitan.

"Saya suka merasa sedih kalau gak mampu memberi Arka uang jajan," ucap Ibu Marhamah tersedu-sedu, merasa belum bisa membahagiakan anak yatimnya.

 

Padahal, Arka adalah anak yang cerdas dengan cita-cita yang mulia. Kelak jika sudah besar, ia ingin menjadi seorang ustadz sekaligus polisi agar bisa melindungi ibunya.

Di lubuk hatinya yang terdalam, Ibu Marhamah memiliki satu harapan yang terus ia doakan setiap malam. Beliau ingin sekali memiliki modal usaha sendiri. Dengan begitu, ia tidak perlu lagi bergantung menunggu dagangan dari orang lain, bisa berjualan setiap hari, dan memastikan Arka bisa terus sekolah meraih cita-citanya.

#TemanExplore, mari kita wujudkan harapan Ibu Marhamah. Jangan biarkan janda lansia ini terus kelaparan dan Arka kehilangan masa depannya. Sedikit rezeki dari kita akan menjadi modal usaha yang sangat berharga untuk mengubah jalan hidup mereka.

 

Disclaimer : Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal usaha serta biaya hidup sehari-hari Ibu Marhamah dan Arka. Selain itu, akan digunakan untuk implementasi program dan para penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Jelajah Kebaikan Bumi.

______________________________________________

Disclaimer : Poroskebaikan.com tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi diatas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).

  • July, 15 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Bagikan melalui:
✕ Close