
SEDIH! Nabila Sering Sesak Napas dan Menahan Sakit Jantung, Bantu Nabila
"Apapun akan saya lakukan demi kesembuhan anak saya. Pagi hingga sore bahkan sampe malam hari saya bekerja untuk keluarga, terutama ngumpulin uang untuk anak saya berobat" Ujar Pak Syarifudin

Penghasilan pas-pasan menjadi petugas kebersihan jalan yang bahkan tidak cukup menutup semua kebutuhan, memaksa Pak Syarifudin mencari pekerjaan lain setiap sorenya, dari tukang angkut sampah, buruh bangunan dan tukang parkir.

Beliau diburu waktu untuk segera kumpulkan uang untuk biaya pengobatan anaknya dan juga kebutuhan lainnya.
Kondisi anaknya memprihatinkan, namun untuk mencari biaya pengobatan Pak Syarifudin masih kesulitan.
"Kalau lagi mepet barang yang ada di rumah saya jual, sering kali juga saya berhutang kesana kesini hanya untuk biaya pengobatan Nabila dan kebutuhan Nabila lainnya" Ujar Pak Syarifudin

Mimpi buruk itu berawal dari Nabila anak kedua dari Pak Syarifudin dan Bu Kartika, terlahir dengan kondisi bibir sumbing dan akhirnya menjalani beberapa kali tindakan operasi.

Sejak kecil kondisi kesehatan Nabila sudah mulai sakit sakitan dan sering keluar masuk rumah sakit, perkembangan tubuhnya pun tidak seperti anak normal pada umumnya.
"Awalnya sesek napas kemudian bibirnya membiru dan gak bisa nafas. Akhirnya kami bawa ke rumah sakit, waktu itu sempat tidak bernapas dan kami menangis. Tapi Alhamdulillah, Allah masih memberikan kesempatan kepada Kami untuk merawat Nabila sampai saat ini" Ujar Pak Syarifudin
Saat usia 6 bulan Nabila didiagnosa TBC dan harus menjalani pengobatan rutin di rumah sakit dan saat ini Nabila pun di diagnosa kelainan jantung (Cardiac Septal Defect),
meskipun mempunyai BPJS namun ada saja obat dan penunjang kesehatan lainnya yang tidak di cover BPJS. Penghasilan Pak Syarifudin sebagai buruh harian tidak mencukupi semua kebutuhan keluarganya, termasuk kebutuhan susu dan berobat Nabila.

Sungguh memilukan kondisi yang dialami Nabila saat ini, menahan sakit yang begitu menyiksa akibat penyakit jantung. Ia mudah lelah, lemas, hingga sesak nafas. Bahkan sekarang di bagian dadanya menjorok kedalam dan tidak rata. Selain itu, di usianya yang 4 tahun BBnya hanya 11 kg, badannya terlihat nampak kurus.
"Yang paling gak saya lupain pernah di minimarket Nabila merengek pengen beli susu, tapi uang saya kurang. Saya disitu sedih gak bisa beliin susu buat Nabila. Tapi Alhamdulillah ada yang bantu saya dan beliin susu buat Nabila. Saya gak pernah lupain kebaikan orang itu" Ujar Pak Syarifudin

Nabila disarankan mengkonsumsi susu formula khusus agar kondisi berat badan nya stabil. Pilunya mereka hanya mampu beli susu biasa, kadang membeli susu saset yang di beli di warung yang di minum 2x dan beri air yang banyak.
"Kadang saya dan istri hanya makan sekali sehari untuk menghemat. Gak jarang kalau saya kerja suka cepat lelah dan pusing. Sering juga kalau saya kerja hanya makan nasi putih tanpa lauk, mau gimana lagi" Ujar Pak Syarifudin
Belum lagi saat ini motor yang selalu digunakan Pak Syarifudin untuk berobat Nabila sering mogok mogokan, yang menambah beban ekonomi menjadi bertambah.
Sahabat Kebaikan, tidak ada harapan yang paling indah yang mereka harapkan saat ini selain Nabila bisa sembuh dan segala kebutuhan pengobatan Nabila bisa terpenuhi dengan baik. Yuk sisihkan sedikit rezeki kita untuk membantu keluarga Pak Syarifudin.
Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk biaya pengobatan Nabila dan kebutuhan lainnya. Serta akan digunakan untuk implementasi program dan penerima manfaat lainnya yang membutuhkan dibawah naungan Yayasan Ruang Harsa.
_________________________________________
Disclaimer : Poroskebaikan.com tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi diatas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
-
July, 1 2026
Campaign is published
