
Ayah Tiada, Ibu Sakit, Perjuangan Tasya (12Th) Jualan Cilok Pulang Sekolah Demi Bertahan Hidup
Sejak usia 3 tahun, Tasya harus kehilangan sosok ayah untuk selamanya. Kini, Tasya hanya tinggal berdua bersama sang ibu yang kondisinya mulai sering sakit-sakitan. Di tengah keterbatasan ekonomi, kehidupan mereka pun menjadi semakin sulit. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka harus berjuang dengan apa yang ada.

Saat ini Tasya masih duduk di bangku kelas 6 SD. Sepulang sekolah, ketika anak-anak lain bisa bermain dan beristirahat, Tasya harus berjalan cukup jauh untuk berjualan cilok. Ia melakukan semua itu bukan karena ingin meninggalkan masa kecilnya, tetapi karena ingin membantu sang ibu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari hasil jualannya yang tidak seberapa, terkadang penghasilannya hanya cukup untuk membeli beras agar ia dan ibunya bisa makan.

Di sekolah pun, Tasya harus menghadapi berbagai hal yang tidak mudah. Ia sering diejek oleh teman-temannya karena sudah tidak memiliki ayah. Seragam sekolahnya yang sudah mulai lusuh juga pernah menjadi bahan tertawaan. Bahkan, Tasya pernah menangis karena tidak membawa uang untuk jajan seperti teman-temannya, karena saat itu sang ibu sedang tidak memiliki uang. Hal-hal yang mungkin terlihat sederhana bagi sebagian anak, ternyata bisa menjadi beban dan luka bagi Tasya.

Meski begitu, Tasya tetap berusaha kuat. Ia tetap pergi ke sekolah, tetap belajar, dan sepulang sekolah kembali berjualan untuk membantu ibunya. Di usianya yang masih sangat muda, Tasya harus belajar memahami kerasnya kehidupan. Ia harus berusaha membantu memenuhi kebutuhan rumah, sementara di saat yang sama ia juga ingin tetap bersekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Tasya tidak seharusnya menghadapi semua perjuangan ini sendirian. Mari kita hadir untuk Tasya. Bantu ia agar dapat terus bersekolah tanpa harus terlalu memikirkan bagaimana bisa makan esok hari. Bantu pula sang ibu agar mendapatkan pengobatan dan kebutuhan yang layak.
Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, kebutuhan sekolah dan perlengkapan belajar Tasya, serta membantu biaya pengobatan sang ibu yang sedang sakit.
___________________________________________________________________
Disclaimer : Poroskebaikan.com tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi diatas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
-
July, 21 2026
Campaign is published
