
Perjuangan Pilu Seorang Ayah, Demi Anak Sekolah

Perannya sebagai Ayah, membuat Pak Samin tidak pernah mengenal kata lelah dan menyerah. Meski wajahnya habis digerogoti tumor, ia harus tetap berjuang setiap hari mencari nafkah demi anak-anaknya bisa makan dan sekolah.
“Kalau banyak yang beli, paling mentok sehari cuma dapat 20 ribu aja..”, ujar Pak Samin lemah.

Sayangnya, tidak banyak orang yang mau melarisi gorengannya. Kebanyakan orang takut dengan wajah Pak Samin. Padahal ia sudah berusaha menutupnya menggunakan masker, namun bau tak sedap sering tercium oleh pembeli-pembelinya.

Tak ayal kebutuhan harian Pak Samin dan keluarganya sering tidak terpenuhi.Kalaupun dagangannya habis, Pak Samin hanya mendapat 20 ribu saja paling banyak. Ya Allah, bagaimana caranya uang segitu untuk mencukupi kebutuhan harian dan kebutuhan sekolah anak-anaknya?

Tidak jarang mereka sampai harus memakan gorengan Pak Samin sendiri saking tidak punya uang. Tidak jarang pula mereka harus menahan lapar, makan sepiring nasi tanpa lauk untuk bersama-sama.
Di lubuk hatinya, Pak Samin juga masih mempunyai mimpi bisa membuka warung kecil-kecilan di rumahnya agar tidak perlu berkeliling lagi sambil menahan sakit di wajahnya.
#OrangBaik, begitu berat penderitaan yang harus dilalui Pak Samin demi menghidupi keluarganya. Maukah sama-sama bantu Pak Samin bisa hidup lebih layak?
______________________________________________________
Disclaimer : Poroskebaikan.com tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi diatas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
-
June, 3 2026
Campaign is published
